Menyampaikan Ucapan Dengan Cerdas.

Tentang sosok anak lelaki yang begitu menggemaskan-setiap hari bertemu muka dengannya dengan segala tingkah polahnya yang membuat ingin 'menangkapnya'
 
Beberapa hari lalu ia mengunjungiku di perpustakaan-duduk di atas meja bundar tepat sejatinya untuk belajar atau fasilitas membaca.
 
'Duh, maaf mejanya bukan untuk tempat duduk' dengan kopiah miringnya ia hanya menoleh lalu tertawa kecil 'nggak papa' balasnya.
 
Sekali lagi kuulangi bahasanya dengan redaksi berbeda 'anak ganteng dan sholih itu tidak duduk di meja, loh....' ia menoleh lalu tersenyum. Kali ini giginya juga ikut melempar senyum.
 
Satu, dua, tiga...
 
'Anak ganteng, duduknya tidak dimeja, ya?'
'Siapa yang ganteng?"
'Fulan...'
 
Ia langsung berdiri-lalu keluar perpustakaan begitu saja, meninggalkan aku yang hanya bisa geleng-geleng kepala.
 
***
 
Setiap anak istimewa itulah yang dicoba untuk dipahamkan oleh alur pikirku. Termasuk bagaimana kita mengistimewakan dia dengan kata (pujian) atau hadiah sekalipun. Terkadang saat emosi menyulut kadang kita menggunakan kata yang tak pantas untuk menyuarakan kekesalan kita, apakah itu wajar? Yaah wajar-namun berhati-hatilah dengan ucapan. Sebab bisa jadi redaksinya adalah doa yang dijawab olehNya suatu hari nanti.
 
Belajar pada setiap anak dan mencoba memahamkan pada diri bahwa kehadiran mereka adalah istimewa sangat membantu bagaimana kita memandang mereka.
 
Memang mereka terkadang menyebalkan, namun insyaallah mereka kelak akan menjadi generasi cerdas. Buktinya saja mampu membuat kita meringis geregetan. Bayangkan kalau ringis greget kita suatu hari nanti berbuah bangga atas apa yang dia berikan untuk negeri ini terlebih agama ini.
 
Maka mulailah kita menyampaikan ucapan pada siapapun terlebih generasi istimewa kita dengan cerdas, agar apa yang dia terima adalah hal positif yang kelak menjadi sugesti positif pula dalam menjalani hidupnya-insyaallah, yakini saja. Jika batu saja yang keras itu mampu bolong karena tetesan air yang terjadi terus menerus-maka yakinlah kelak ucapan kita akan mengambil tempat terbaik pada hatinya.
 
Balikpapan, 11 September 2017

Artikel Guru Terbaru