Smp integral luqman al hakim siap selenggarakan unbk

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tengah digalakkan oleh pemerintah. Ujian tersebut semakin mudah dan praktis. Namun ujian berbasis komputer ini belum sepenuhnya diselenggarakan oleh sekolah-sekolah di Indonesia karena sekolah membutuhkan fasilitas yang mempuni untuk melaksanakannya.

SMP Integral Luqman Al Hakim langsung berbenah dan mengajukan permohonan kepada dinas pendidikan untuk menyelenggarakan Ujian Bebasis Komputer ini. Plt LPI Luqman Al Hakim, Ust. Abul A’la Maududi memberikan komentarnya, “sekolah ini memiliki fasilitas yang baik sebagai syarat pelaksanaannya. Maka sangat rugi kalau kesempatan ini tidak diambil”.

Teknisi UNBK SMP Integral Luqman Al Hakim diamanahkan kepada Ust. Hidayat, bersama Ust. Haitami sebagai Proktor. Setelah mengikuti pelatihan, pembenahan Lab komputer pun langsung dikerjakan. Ust. Hidayat selaku teknisi menyampaikan bahwa dirinya dibantu tenaga ahli dari luar untuk mensetting jaringan beserta formasi baru. “setting tempat dan jaringan sesuai standart cukup rumit, namun berkat kerja keras dan bantuan berbagai pihak, setting tempat dan jaringan lan menjadi mudah”.

Setelah setting tempat dan jaringan selesai. Proctor bertugas untuk mengisi data dan sinkronisasi data. Pada tahap ini, akses internet yang lancar menjadi kunci. Mengapa demikian? System UNBK merupakan ujian semi online. Siswa ujian secara offline dengan jaringan lan, sementara itu computer server bertugas menjalankan aplikasi induk dan koneksi internet harus stabil, terang petugas Proktor.

Simulasi UNBK Tahap II

Para siswa sudah tidak sabar untuk uji coba ujian berbasis computer. Mereka sangat antusias untuk mengikuti arahan dari teknisi dan proctor. Butuh waktu yang lumayan lama untuk memastikan computer bisa digunakan. Setelah semua sudah tidak ada kendala, tinggal menunggu jadwal ujian.

Senin (27/2) semua siswa SMP Integral Luqman Al Hakim sudah siap untuk mengikuti simulasi UNBK. Para siswa diperkenankan masuk keruangan yang sudah di setting dengan menggunakan hijab (pembatas) antara putra dan putri. Ternyata, sesuatu hal terjadi. Internet bermasalah. Halaman web tidak bisa diakses. Berbagai cara sudah dilakukan.

Kepanikan pun mulai muncul. Sampai jam setengah sepuluh, belum juga bisa masuk ke halaman web pusat. Ust. Firman, selaku kepala sekolah SMP Integral kemudian memberikan isyarat agar siswa/siswi kembali kekelas masing-masing untuk mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS). Pasalnya, uji coba kali ini berbarengan dengan UTS sekolah.

Solusipun akhirnya ditemukan. Dengan bantuan modem handphone yang disetting untuk akses Wifi ternyata aksespun lancar. “sumber masalahnya ada di provider yang kebetulan jaringannya lagi down karena diakses banyak orang. Beberapa sekolah di Balikpapan tidak bisa mengakses web ini” ungkap Proktor.

Ujianpun dimulai. Ditengah ujian, salah satu siswa berteriak karena system di computer terlogout sendiri. Dengan pucat pasi ia melapor, karena takut ujian yang sudah dikerjakan sia-sia. Proctor kemudian memulihkan peserta ujian, sementara hasil ujian yan sudah dikerjakan tidak lantas hilang. Siswa dapat melanjutkan kembali ujiannya dengan tenang.

“ini adalah pengalaman pertama kami dalam mengikuti ujian berbasis computer. Ada sedikit ketegangan. Apalagi banyak hal yang terasa asing untuk diselesaikan. Namun, berkat tekun akhirnya semuanya bisa diatasi”, imbuh Proktor.

Salah satu siswa SMP Integral Luqman AL Hakim, Sulham, menyampaikan kesannya setelah mengikuti simulasi UNBK. “awalnya agak takut. Takut karena belum pernah Ujian berbasis Komputer. Takut salah, takut jawaban tidak masuk kesistem, takut jawaban tidak bisa direview dan yang lainnya. Namun setelah menjalani simulasi, ternyata cukup simple cara menjawabnya. Semoga saya mendapatkan nilai yang maksimal”, tuturnya. (hai)

Berita Terbaru